This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 04 September 2015

Nenek Misterius Kota Makassar



Nenek tua yang Misterius

Selasa, 02 September 2015. Aku mau curhat tentang apa yang ku alami kemarin. Kemarin itu ada seorang nenek-nenek tua yang katanya asalnya itu dari kaki gunung Bawakaraeng. dia itu adalah pengemis yang tiba-tiba kami lihat sedang duduk di depan rumah tante saya. Dia adalah pengemis tapi tidak sama dengan pengemis yang lainnya yang datang ke rumah-rumah dengan berkelompok dan membagi diri. Pengemis yang saya lihat ini berjalan kaki sendiri kemana saja katanya. Nenek tua ini hanya meminta beras sebanyak satu genggam saja. Sontak keluarga saya yang lain ketakutan untuk memberinya. Tapi salah satu dari keluarga saya memberinya sebanyak 1 liter. Dan yang terjadi nenek tua itu hanya mengambil sebanyak satu genggam saya. Itupun beras itu di beri seperti doa khusus dan dia berkata “ simpanlah beras ini, bungkus dengan kain dan jahit trus simpan di dalam tempat penyimpanan berasmu terbawah”(diartikan kebahasa indonesia) iya keluargaku yang satu ini memang hidupnya kurang memungkinkan.

Melihat kejadian itu, sontak keluargaku yang lain ingin memberi sumbangan berupa uang tapi yang terjadi nenek itu menolaknya dan hanya meminta segenggam beras saja yang akan di beri doa semoga saja keluarga kami hidupnya bisa lebih baik lagi. Karena keluarga kami memang hidupnya hanya cukup-cukupan saja. tak lama kemudian om saya datang dan tiba-tiba nenek tua itu berkata pada om saya” kamu itu malas bekerja, kamu itu kerja 1 hari istirahatnya 5 hari. Itu yang membuat rejeki kamu sepeti berkurang”. Nenek tua ini seperti peramal saja atau bisa di katakan punya indra ke-6 yang bisa mengetahui perilaku dan masa depan seseorang.

Tak lama kemudian, om aku yang satu datang dan tiba-tiba nenek tua itu berkata lagi” pangkatmu akan naik, ada yang anda cita-citakan yaitu beroda empat”. Dan ternyata semua itu memang benar. Ayahku juga datang dan nenek tua itu berkata kepadanya.” Hanya satu-satunya rumah yang kudatangi hanya kamu lelaki cerewet tapi sopan(cerewet maksudnya lancar berbicara), ada yang ingin kamu beli tapi bukan sebuah mobil”. Dan itu semua benar om aku memang pangkatnya akan naik dan ingin mempunyai sebuah mobil juga ayahku ingin membeli sebuah tanah. Satu per satu keluargaku tertarik untuk di ketahui prilaku dan masa depannya dan terjadilah perbincangan yang panjang. 

                Yang lain dari nenek tua ini ialah dia mengetahui sejarah kota makassar, sejarah para pahlawan kota makassar, dia mengetahui nama asli dari (air, tanah, api, beras, dan yang lainnya dalam bahasa makassar), bahkan dia mengetahui bahwa di masa yang akan datang akan ada pemilihan pemerintahan dimana terdapat 5 orang pasangan dan salah satu dari pasangan itu hanya berpakaian apa adanya yang bajunya terlihat sangat tidak memungkinkan. Dia juga mengetahui penyebab penyakit dari beberapa keluarga kami. Dia itu sempat melarang kami untuk makan makanan yang di hasilkan/ di masak dengan listrik.

                Dia juga berkata bahwa penyebab kebakaran beberapa tempat seperti Pasar butung, Pasar sentran dan yang lainnya yang ada di kota makassar di sebabkan olehnya sekawan. Katanya dia sekawannya biasa menjadi seorang nenek tua yang hanya ingin menguji orang-orang di berbagai tempat dari kalangan yang sukses yang sombong dengan kekayaannya sampai kalangan bawah sekalian. Katanya kebakaran di pasar sental di kota makassar dilakukan olehnya sekawan karena ketika dia menguji beberapa penjual di pasar itu kebanyakan yang menolak memberikan sumbangan pada nenek tua itu. 

                Yang paling saya senagi dari ini semua ialah ketika nenek tua itu berkata kepadaka “ kamu itu belum punya pacar (L malu juga sih dengarnya), banyak teman cewek kamu yang tertarik sama kamu tapi kamu acuhkan (yah ketahuan), kamu itu inin menikah kalau kamu sudah sukses (memang benar ), Anakmu itu nantinya mempunyai sifat ngak akan sama dengan ayahmu (Semoga saja), dan Gajimu yang nanti akan kamu terima itu akan lebih besar dari gaji seorang polisi (Amin ya Allah).

Sabtu, 29 Agustus 2015

Double Cobaan :(



Hasil gambar untuk Rumah gelap
     Gelap gulita kini rumahku, entah cobaan apa yang telah melanda keluargaku. Ini di mulai saat aku punya sebuah mobil truck cicilan yang rencananya akan di jadikan sebuah usaha yang mampu menambah penghasilan keluargaku ini yang tadinya ibuku hanyalah serang penjual dan ayahku hanyalah seorang pembuat lemari. Mobil itu ada bukan karena kehendak ayah ku  tapi kehendak seorang keluarga jauh yang ingin mengeluarkan sebuah mobil truck cicilan atas nama ayahku.
     Seiring berjalannya waktu, keluargaku itu tidak jadi untuk melanjutkan rencananya untuk memiliki sebuah mobil truck cicilan. Dan yang terjadi ayahku berkata” daripada uang dia sia-sia karena telah menjadi panjar dan juga aku tidak ingin namaku jelek di sebuah perusahaan, mending aku yang ngelanjutin untuk cicil mobil truck itu dan mencoba untuk menjalankan usaha baru yaitu jual batu, pasir, tanah, dan lainnya”.
     Waktu terus berjalan, hari demi hari dan bulan demi bulan di lalui. Setiap akan datangnya hari di mana ayahku akan membayar cicilan mobil trucknya dia terus mendapat masalah yaitu sulitnya mendapat bayaran untuk mobil trucknya itu. Bagaimana tidak sopirnya udah beberapa kali diganti karena beberapa sopir yang telah bergabung denngan ayahku itu rata-rata pemalas dan pembohong.
     Dari situasi inilah keluargaku mulai memberanikan meminjam uang pada saudara-saudara mereka mereka. Yang dulunya malu untuk meminjam kini jadi berani dengan harapan dapat melunasinya di waktu yang akan datang. Angsuran yang harus di bayar bukan hanya sekali tapi di bulan berikutnya mereka kekurangan biaya lagi yang samapai- sampai hutang di saudara mereka belum lunas eh malah dia yang tadinya sangat takut untu ambil pinjaman pada orang lain malah kebalik.
     Mereka mulai memberanikan diri untuk meminjam uang di sebuah perusahaan peminjaman uang dengan mengandalkan sebuah sepeda motor milik adik aku. Waktu terus berjalan, mereka sangat kepepet untuk bisa meminjam uang untung melunasi angsuran mobilnya. Yah inilah mungkin yang di katakan bang Haji Rhoma Irama “Gali lobang tutup lobang”.  Untung saja ada orang yang berminan menerima gadaian motor milik adik saya yang sebelumnya sering di tolak oleh beberapa perusahaan peminjam uang. Dan orang itu juga adalah keluarga jauh yang begitu baik, terimakasih yah,,,.
     Entah apa yang terjadi pada ayahku yang tidak mau sekali untuk stop usaha dia itu ataukah dia memberikan saja krpada orang lain yang ingin melanjutkan angsurannya itu. Aku mulai bingung dengan situasi ini yang entah aku tidak tau mau berbuat apa. Aku mau kerja untuk membantu menutupi hutang mereka tapi semangatku down dengan semua ini. Aku jadi pemalu oleh beberapa orang baik itu keluarga sendiri ataupun orang lain. Aku selalu berdoa agar keluargaku selalu diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini dan terus berdia agar umur mereka panjang supaya aku bisa menaikkan mereka Haji dengan hasil kerjaku itu, berharap Amin,,.
     Hari demi hari berlalu aku tidak pernah melihat ibuku sesekali tidak meneteskan air mata. Di mana ibuku selalu menyendiri aku selalu mengintipnya dan ternyata ibuku sedih bersedu-sedu di sebuah ruang sunyi dengan tetesan air mata. Bukan ibu yang membuat semua kejadian semua ini tapi yang harus menaggung malu ini adalah ibu L’. Aku hanya bisa istigfar dan memohon jalan keluar kepada Allah agar situasi ini cepat berlalu.
     Di suatu waktu yang lumayan bahagia tiba-tiba beberapa orang berseragam datang dan mengetok pintu saya. Ketika dilihatnya dia adalah seorang pengawas PLN yang sedang meninjau lokasi. Masalah terus bertambah dalam keluargaku ini, cobaan terus melanda karena Anggota PLN ini datang kerumahku karena katanya pemakaian rumahku ini melanggar aturan dimana pemakaiannya melebihi batas normal. Entah apa maksudnya itu tapi beberapa hari lalu lampuku sering mati dan seorang tekhnisi memperbaikinya walaupun dia bukan dari perusahaan PLN. Masalah terpecahkan setelah anggota PLN itumengecek ternyata seorang tekhnisi yang telah memperbaiki lampu rumahku salah dalam memberikan jumlah kecepatan amper ke rumahku.
     Masalah kian telah menjadi atap di rumahku yang sobek menungguh robahnya menjatuhi kuluargaku. Setelah kejadian itu lampu di rumahku mati total dan setelah di konfirmasi di PLN ternyata kami harus membayar biaya perbaikan sebesar kurang lebih 3 juta. Aduh, dimana ayah dan ibuku akan mendapatkan uang sebesar itu ? sungguh masalah yang tidak ada habisnya dan sampai sekarang ini semenjak 1 bulanan lebih rumahku selalu gelap di malam hari karena tidak ada biaya untuk melunasi semua itu. Hidupku tambah dan tambah gelap dengan semua kejadian ini.
     Ya allah aku harap sebentar, besok atau luasa ada keajaiban yang bisa mengobati walaupun beberapa masalah yang telah melanda keluargaku ini ya allah, Amin...

Selasa, 14 Juli 2015

2 hari sebelum Lebaran

Ya allah malam ini di tanggal 15 juli 2015 tepatnya 2 hari sebelum Lebaran. Aku kaget ketika melihat   ibuku pulang dari jualan dengan mata yang  mengeluarkan air mata. Aku sangat terkejut melihatnya,  siapa yang berani membuat ibuku menangis hingga seperti ini.
    Lalu ku tanyakan sendiri kepada ibuku apa yang sedang dia rasakan. Da. Ternyata dia Sedih ketika mendengar suara takbiran berkumandang yang di bunyikan oleh seseorang si tempat jualannya. Aku bertanya "mengapa ibu sedih mendengar suara Takbiran ? Seharusnya ibu bahagia". Akupun berpendapag bahwa ibu pati Sedih karena mengingat saudaranya yang beberapa bulan Lalu meninggal.
      Ternyata Aku salah sangka yang ibuku katakan ialah dia Sedih karena tidak bisa membelikan pakaian baru buatku dan saudara2 ku. Sungguh Aku sangat terharu ketika melihat ibuku seperti ini. Aku hanya bisa pasrah melihat ibuku seperti itu memberitahukan bahwasanya Aku ngak usah pakai pakaian baru ibu.
    Ku akui lain halnya seperti tahun Lalu dimana yang membelikan saudaraku dan Aku sebuah pakaian ialah Aku sendiri. Ketika Aku sedang  bekerja sebagai SPB di suagu Mall terkenal D wilayahku itupun hanya sekitar 3 bulan. Dimana waktu itu Aku baru saja lulus di SMA.
       Aku hanya bisa  berdoa dan berusaha agar Aku bisa berguna lebih baik untuk orang tuaku. Bahkan Aku bercita-cita menaikkan mereka ke mekkah. Amin Ya Allah...

Selasa, 07 Juli 2015

Handphone baru

     Hari Ini aku mau curhat, pada tanggal 21 juni Yang lalu aku telah mendapatkan handphone baru dari orang tuaku setelah beberapa hari Yang lalu aku kehilangan handphoneku.
    Aku sungguh bersyukur kepada Allah karena telah menjabah doaku untuk bisa Memiliki handphone baru lagi ya Allah dan aku sangat beterima kasih kepada orang tuaku karena telah membelikan aku sebuah handphone baru.
     Baru aku sadari bahwa orang tuaku juga ternyata peduli kepadaku. Meskipun belakangan ini aku sering membantah perintahnya. Semoga dengan HP baru ini aku bisa lebih giat untuk  belajar dan menggapai mimpi dab cita-citaku supaya aku bisa. membahagiakannya kelak ketika tiba waktuNya.  
    Bukan hanya itu ibuku pun rela tidak menebus kalunya di pegadaian demi membelikanku HP baru ini. Ayahku pun rela bekerja seharian untuk bisa mendApat uang untuk tambahan pembeli HP baruku. Mereka bersikeras untuk membelikanku karena kasian padaku yang setiap hari terlambat kuliah gara gara tidak dapat sms.
    Di rumahku memang tersedia HP yang bisa di pakai untuk sementara waktu. Tapi entah kenapa saya sangat tidak mau kalau Bukan jenis android.
   Semoga dengan ini bisa membantuku lebih baik lagi. AMIN....

Rabu, 17 Juni 2015

Ketemu sahabat lama



Ketemu sahabat lama


Hari ini hari minggu tanggal 14 juni 2015, ya Allah hal yang selama ini ku tunggu telah ku temukan tapi kenapa kau pertemu aku di saat aku sakit. Otomatis aku tidak bisa berbicara berlama lama dengannya. Aku pun tidak sempat meminta nomor hape-nya/fb-nya ataupun yang lainnya.
Dialah sababat terbaikku yang sudah ku cari di berbagai alamat,fb,twitter, maupun google tapi tidak ku temukan jejaknya. Dialah sahabat tebaikku mulai SD sampai SMP. Walaupun waktu itu di SD aku sempat berkelai dengannya tapi itulah yang membuat aku rindu padanya. Dia seorang lelaki yang berkulit hitam, berisinial W  yang sempat menemaniku dalam canda tawa di masa smp dan sekarang dia sudah gemuk dan berbeda dengan aku yang masih kurus.
Tapi sekarang aku kaget tiba-tiba ibuku berkata “nak ada yang mencarimu di luar”. Aku pun heran siapa yah teman yang sempat menemuiku karena aku sakit karena selama ini tidak ada teman kuliahku satupun yang mengetahui letak dan alamt rumahku ?. aku memberanikan diri untuk keluar walaupun itu berat ku rasa karena aku lagi sakit dan tidak mampu untuk bangun. Ini bagaikan film sinetron yang sering aku tonton.
Aku kaget karena yang selama ini ku cari dialah yang menemuiku terlebih dahulu di rumah sederhanaku ini. Dialah teman semasa smp-ku yang yang menemuiku di semester II-ku ini walaupun dia bekerja sebagai  tukang parkir. Ternyata dia menyempatkan waktunya karena habis dari pesta pernikaha teman sepergaulannya. Walaupun aku tidak sempat untuk berbicara lama denganmu sahabat, tapi aku akan mencarimu dan bertemu denganmu di kemudian hari. Terimah kasih ya Allah....