Nenek
tua yang Misterius
Selasa, 02 September 2015. Aku
mau curhat tentang apa yang ku alami kemarin. Kemarin itu ada seorang
nenek-nenek tua yang katanya asalnya itu dari kaki gunung Bawakaraeng. dia itu
adalah pengemis yang tiba-tiba kami lihat sedang duduk di depan rumah tante
saya. Dia adalah pengemis tapi tidak sama dengan pengemis yang lainnya yang
datang ke rumah-rumah dengan berkelompok dan membagi diri. Pengemis yang saya
lihat ini berjalan kaki sendiri kemana saja katanya. Nenek tua ini hanya
meminta beras sebanyak satu genggam saja. Sontak keluarga saya yang lain
ketakutan untuk memberinya. Tapi salah satu dari keluarga saya memberinya sebanyak
1 liter. Dan yang terjadi nenek tua itu hanya mengambil sebanyak satu genggam
saya. Itupun beras itu di beri seperti doa khusus dan dia berkata “ simpanlah
beras ini, bungkus dengan kain dan jahit trus simpan di dalam tempat
penyimpanan berasmu terbawah”(diartikan kebahasa indonesia) iya keluargaku yang
satu ini memang hidupnya kurang memungkinkan.
Melihat kejadian itu, sontak
keluargaku yang lain ingin memberi sumbangan berupa uang tapi yang terjadi
nenek itu menolaknya dan hanya meminta segenggam beras saja yang akan di beri
doa semoga saja keluarga kami hidupnya bisa lebih baik lagi. Karena keluarga
kami memang hidupnya hanya cukup-cukupan saja. tak lama kemudian om saya datang
dan tiba-tiba nenek tua itu berkata pada om saya” kamu itu malas bekerja, kamu
itu kerja 1 hari istirahatnya 5 hari. Itu yang membuat rejeki kamu sepeti berkurang”.
Nenek tua ini seperti peramal saja atau bisa di katakan punya indra ke-6 yang
bisa mengetahui perilaku dan masa depan seseorang.
Tak lama kemudian, om aku yang
satu datang dan tiba-tiba nenek tua itu berkata lagi” pangkatmu akan naik, ada
yang anda cita-citakan yaitu beroda empat”. Dan ternyata semua itu memang benar.
Ayahku juga datang dan nenek tua itu berkata kepadanya.” Hanya satu-satunya
rumah yang kudatangi hanya kamu lelaki cerewet tapi sopan(cerewet maksudnya
lancar berbicara), ada yang ingin kamu beli tapi bukan sebuah mobil”. Dan itu semua
benar om aku memang pangkatnya akan naik dan ingin mempunyai sebuah mobil juga
ayahku ingin membeli sebuah tanah. Satu per satu keluargaku tertarik untuk di
ketahui prilaku dan masa depannya dan terjadilah perbincangan yang panjang.
Yang
lain dari nenek tua ini ialah dia mengetahui sejarah kota makassar, sejarah
para pahlawan kota makassar, dia mengetahui nama asli dari (air, tanah, api,
beras, dan yang lainnya dalam bahasa makassar), bahkan dia mengetahui bahwa di
masa yang akan datang akan ada pemilihan pemerintahan dimana terdapat 5 orang
pasangan dan salah satu dari pasangan itu hanya berpakaian apa adanya yang
bajunya terlihat sangat tidak memungkinkan. Dia juga mengetahui penyebab
penyakit dari beberapa keluarga kami. Dia itu sempat melarang kami untuk makan
makanan yang di hasilkan/ di masak dengan listrik.
Dia juga
berkata bahwa penyebab kebakaran beberapa tempat seperti Pasar butung, Pasar
sentran dan yang lainnya yang ada di kota makassar di sebabkan olehnya sekawan.
Katanya dia sekawannya biasa menjadi seorang nenek tua yang hanya ingin menguji
orang-orang di berbagai tempat dari kalangan yang sukses yang sombong dengan
kekayaannya sampai kalangan bawah sekalian. Katanya kebakaran di pasar sental di
kota makassar dilakukan olehnya sekawan karena ketika dia menguji beberapa penjual
di pasar itu kebanyakan yang menolak memberikan sumbangan pada nenek tua itu.
Yang paling
saya senagi dari ini semua ialah ketika nenek tua itu berkata kepadaka “ kamu
itu belum punya pacar (L
malu juga sih dengarnya), banyak teman cewek kamu yang tertarik sama kamu tapi
kamu acuhkan (yah ketahuan), kamu itu inin menikah kalau kamu sudah sukses
(memang benar ), Anakmu itu nantinya mempunyai sifat ngak akan sama dengan
ayahmu (Semoga saja), dan Gajimu yang nanti akan kamu terima itu akan lebih besar
dari gaji seorang polisi (Amin ya Allah).










